Juru Gedor La Liga Memburu Top Skor Liga Champions Musim Ini

Pentas Liga Champions 2018/2019 masih menggelar partai fase group. Secara umum kualitas dan kekuatan klub kontestan pun masih cukup berimbang. Di ajang kompetisi tertinggi klub Eropa ini wakil Spanyol masih menjadi favorit juara. Real Madrid masih menyandang juara bertahan akan membuat rekor sensasional jika berhasil merebut trofi si Kuping Besar. Hal ini tentu menjadi tantangan yang harus dijawab rival abadi dari Catalan, Barcelona. Lalu, jangan tutup mata juga dari Atletico Madrid. Seiring ambisi juara, para striker juga terpacu mengejar gol. Sederet juru gedor La Liga berpeluang besar menjadi top skor Liga Champions musim ini. Siapa saja?
Berikut para matador yang berpeluang meraih trofi Golden Boot dalam UEFA Liga Champions 2018/19.

1. Lionel Messi
Striker andalan Barca asal Argentina mulai membuktikan konsistensi pemcetak gol ulung. Setelah mengalami cedera lengan, Messi tak kehilangan kapasitas sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
Dalam dua penampilan, Messi berhasil membukukan 5 gol dalam kompetisi Liga Champions. Pencapaian ini membuktikan La Pulga masih menjadi kandidat kuat penyerang asal La Liga Spanyol yang berpeluang meraih trofi Golden Boot.

2. Gareth Bale
Semenjak kepergian Cristiano Ronaldo, ujung tombak Madrid berada di pundak Bale. Penyerang asal Wales telah mencatatkan dua gol dan dua assist dari tiga penampilan di Liga Champions. Menilik lawan dan jadwal pertandingan ke depannya, Bale masih punya kesempatan untuk menambah rekening gol.

3. Karim Benzema
Berhasil mengakhiri masa paceklik, Benzema menjadi salah satu striker La Liga yang berpeluang meraih trofi sepatu emas.
Benzema telah membangkitkan ketajaman lini serang Madrid sejak ditinggal oleh Cristiano Ronaldo pada musim panas lalu. Pemain timnas Perancis ini telah membukukan tiga gol dan satu assist dari empat penampilan Liga Champions.

4. Antoine Griezmann
Penyerang Perancisi memiliki aksi dan konsistensi. Kecepatan, kecerdikan dan ketajaman Griezmann sangat efektif di lini depan Atletico Madrid. Griezmann telah mencatatkan tiga gol dan satu assist dari empat penampilan Liga Champions, membuatnya berpeluang meraih trofi Golden Boot.

Ivan Rakitic Ingin Pulih Saat Barcelona Hadapi PSV

Nasib kurang beruntung dialami Ivan Rakitic saat gelandang timnas Kroasia itu tampil membela negaranya menghadapi Spanyol.  Rakitic terpaksa menepi lantaran cedera hamstring. Ia ditarik keluar di pertengahan babak kedua ketika Kroasia menghadapai Spanyol. Usai laga itu, manajer Zlatko Dalic mengonfirmasi bahwa sang gelandang tidak turut serta skuad “The Vatreni” yang terbang ke London untuk memainkan partai penentu Liga Negara UEFA di hari Minggu (18/11). Manajer Dalic menegaskan tak khawatir dengan lini tengah Kroasia karena masih memiliki Nikola Vlasic, Mateo Kovacic, Josip Brekalo dan Milan Badelj untuk menemani Luka Modric dan Marcelo Brozovic.

Sang pemain dikabarkan telah tiba ke klubnya Barcelona pada akhir pekan lalu, dan menjalani serangkaian pemeriksaan. Pihak Barcelona lantas mengkonfirmasi bahwa Rakitic mengalami cedera hamstring di kaki kanannya dan diperkirakan akan absen beberapa pekan.
Cedera sang pemain tentu manjadi kabar kurang bagus buat pelatih Barca, Valverde, yang membutuhkan tenaga di lini tengah Blaugrana. Apalagi Barca tengah kehilangan Philippe Coutinho yang juga sedang mengalami cedera.
Saat ini Barca memang masih bertengger di puncak klasemen La Liga. Posisi mereka di Liga Champions juga relatif aman. Meski demikian, masih padatnya jadwal kompetisi yan gharud dihadapi membuat Barca memerlukan rotasi agar performa mereka terjaga. Rakitic sendiri sejatinya telah memiliki satu pos di lini tengah, meski belakangan perannya diisi Arthur ataupun Vidal. Harus diakui juga, Rakitic paling memiliki chemistry dan pengertian paling nyambung dengan mega bintang Lionel Messi. Bersama Sergio Busquetl tandem lini tengah Barca menjadi dinamis saat bertransisi bertahan ke menyerang.

Meski masih harus menjalani perawatan, Rakitic bertekad dapat pulih cepat dari cedera dan kembali pada pertandingan Liga Champions. Namun, jikapun dalam kondisi fit, Rakitic sejatinya memang harus menepi karena ia masih terkena suspensi akibat sanksi kartu merah. Sang gelandang berusia 30 tahun itu diganjar dua kartu kuning saat La Blaugrana dikalahkan oleh Real Betis dengan skor 3-4 yang merupakan kekalahan pertama mereka di kandang semenjak ditangani oleh Ernesto Valverde.

Ivan dipastikan bakal absen di laga big match melawan Atletico Madrid pada 24 November. Namun, ia berharpa dapat pulih dan turut serta pada laga Champions antara Barcelona melawan PSV Eindhoven pada 28 November mendatang. Jika urung tampil di liga Champions, Rakitic mungkin baru siap saat laga kandang menjamu Villarreal di Camp Nou pada 2 Desember mendatang.