Pirlo Yakin Juventus Juara Liga Champions Musim Ini

Pirlo-Yakin-Juventus-Juara-Liga-Champions-Musim-Ini-2

Mantan pemain timnas Italia, Andrea Pirlo percaya bahwa Juventus juara Liga Champions di tahun ini. Tercatat sejauh ini Juve baru berhasil meraih trofi bergengsi tersebut sebanyak dua kali. Masing-masing ada tahun 1985 dan juga 1996 silam.

Dalam beberapa tahun terakhir, Si Nyonya Tua berhasil meraih trofi Eropanya yang ketiga. Namun sayangnya pada final UCL tahun 2015 dan 2017. Gianluigi Buffon dan kawan-kawan harus menelan kekalahan masing-masing dari Barcelona dan juga Real Madrid.

Musim ini, Juve berjuang kembali untuk bisa masuk final dan tak berusaha gagal lagi. Sejauh ini mereka sudah memastikan masuk babak perempta final dan akan berjumpa dengan Ajax Amsterdam. Yang mana di laga sebelumnya sukses mendepak El Real.

Berikut ulasan Juventus juara Liga Champions

Tanda-tanda

Pirlo-Yakin-Juventus-Juara-Liga-Champions-Musim-Ini--1

Juventus kini mampu melangkah ke babak perempat final dengan sensiaonal. Dimana mereka sukses membalikan keadaan usai tertinggal 2-0 dan bisa menang dengan agregat 3-2 setelah mereka mampu menang di Turin dengan skor akhir 3-0.

Menurut Pirlo. itu merupakan salah satu pertanda Juventus juara Liga Champions. Selain itu ada satu tanda-tanda mereka bisa memboyong trofi tersebut ke Turin setelah sang juara bertahan, Real Madrid tersingkir di ajang bergengsi itu setelah kalah dari Ajax.

“Juve bukan Juve di Madrid. Mereka hanya perlu percaya diri mereka sendiri. Hampir sealu ada sebuah laga yang bertindak sebagai titik balik. Pada tahun anda memenangkan Liga Champions, ada insiden yang membuat anda memahami ini akan menjadi tahun anda. Dalam kasus Juve, pertandingan yang sempurna, setelah singkirkan tim yang menjadi tuan rumah Final dan keluarnya Real.”Kata Andrea Pirlo kepada media.

Tak akan seperti Madrid

Pirlo-Yakin-Juventus-Juara-Liga-Champions-Musim-Ini--3

Pirlo kemudian menyebut bahwa Juve tak akan mengalami nasib yang sama seperti Rel Madrid. Pasalnya skuad Bianconeri lebih solid ketimbang skuad El Real saat ini. Lebih jauh, Pirlo juga menambahkan bahwa Juventus juara Liga Champions asalkan mereka tidak tampil saat melawan Atletico Madrid di leg pertama babak 16 besar lalu.

“Ajax mengalahkan Real Madrid. Tetapi Real tidak terorganisir seperti sebelumnya dan itu jarag terjadi. Itu tidak akan terjadi dengan Juventus. Juve dapat memenangkan Liga Champions asalkan mereka tiak mengulangi apa yang mereka lakukan.”Kata Andrea Pirlo kepada media.

 

Ini Gol Terindah Liga Champions Sepanjang Sejarah

Ini-Gol-Terindah-Liga-Champions-Sepanjang-Sejarah-1

Sepakbola tidak hanya tentang menang atau kalah. Pemain bintang dan juga klub-klub papan atas. Namun ada juga atraksi-atraksi yang menarik yang mana ditampilkan para pemain. Tujuan utamanya adalah bukan untuk dipuja, namun karena hati dan jiwa mereka untuk sepakbola. Nah dibawah ini merupakan gol terindah Liga Champions yang wajib kamu tahu.

Berikut gol terindah Liga Champions

Thierry Henry (Arsenal vs Real Madrid)

Ini-Gol-Terindah-Liga-Champions-Sepanjang-Sejarah-1

Satu-satunya gol terindah Liga Champions dala babak 16 besar tahun 2005 adalah dicetak oleh Thierry Henry saat melawan Real Madrid. Pada pertandingan tersebut ia mampu melewati pemain-pemain top seperti Sergio Ramos, Guti Hernadez hingga Ronaldo de lima.

Keunikan dari golnya adalah caranya melewati para pemain top dari paling hebat di Eropa ini seperti yang bisa kita lihat. Dimana gol ini benar-benar dikenang khususnya bagi fans Arsenal. Karena mampu membawa timnya meraih kemenangan.

 Ricardo Kaka (AC Milan vs Manchester United)

Ini-Gol-Terindah-Liga-Champions-Sepanjang-Sejarah-2

Pemain terbaik dunia tahun 2007 ini mencetak gol dengan melewati 2 bek Manchester United Gabriel Heinze dan juga Patrick Evra. Kemudian tendangan elegan ke gawang van Der Sar. Kendati kala itu AC Milan kalah 2-3, namun gol tersebut benar-benar dikenang semua penonton.

Kanapa gol terindah Liga Champions ini layak dikenang. Karena kala itu Setan Merah benar-benar sangat disegani dibawah arahan Alex Ferguson dan menariknya sukses melewati dua bek yang bisa dibilang sangat sulit untuk dilewati.

Theo Walcott (Arsenal vs Liverpool)

Ini-Gol-Terindah-Liga-Champions-Sepanjang-Sejarah-3

Junior Henry, Theo Walcott yang mencetak gol. Pemain yang kala itu baru menginjak 19 tahun menunjukan cara yang hebat. Ya, dirinya dengan kecepatan yang fantastis, mampu melewati peman Liverpool seperti Xabi Alonso, Javier Mascherano, Dirk Kuyt dan juga Martin Skrtel

Kendati berhasil mencetak gol terindah Liga Champions, namun klub asal London Utara yang mempunyai musuh bebuyutan Tottenham Hotspur itu harus menelan kekalahan dengan skor akhir 2-4 dalam laga delapan besat Liga Champions 2008.

Demikian ulasan gol-gol terindah yang terjadi di kompetisi Liga Champions pada tahun 2010 ke bawah. Dimana kala itu juga klub-klub asal Liga Inggris merajainya di kompetisi benua biru dan tahun ini pun juga demikian.

UEFA Pastikan Liga Champions Segera Gunakan VAR

UEFA sebagai organisasi sepakbola tertinggi di Europa akan menerapkan penggunaan teknologi VAR (Video Assistant Referees) pada Liga Champions. Hal ini disampaikan presiden UEFA, Aleksander Ceferin, pada konferensi pers gabungan UEFA dengan ECA di Brussel, Selasa (20/11).

Aleksander Ceferin menyampaikan bahwa wasit-wasit UEFA sudah siap dengan VAR dan seluruh aspek teknis telah dijelaskan pada sang pengadil.

“Saya menantikan laporan dalam sepekan ke depan atau lebih dan kita lihat saja kapan kami bisa mengimplementasikannya – paling lambat musim depan,” tegas Ceferin pada Sky Sports.

Penggunaan teknologi kamera telah dilaksankan pada Piala Dunia 2018. Terbukti, hasil kerja wasit dengan bantuan tim pemantau di ruang kontrol dapat memastikan beberapa keputusan krusial seperti gol, offside dan pelanggaran.

Memang sistem VAR mungki baru bisa digunakan sepenuhnya sejak awal liga Champions musim depan. Namun, ternyata bayak masukan dari klub partisipan yang ingin VAR diimplementasikan pada tahun ini.

Liga Champions dan Liga Europa sebagai kompetisi kasta tertinggi memang masih belum meloloskan wacana penggunaan VAR. Sementara liga-liga top Eropa yang sudah menggunakan dan/atau sudah memastikan akan menggunakan VAR.
Setelah Italia dan Spanyol, Premier League mengumumkan penggunaan VAR mulai musim depan. FA menilai VAR memang penting untuk membantu pekerjaan wasit di lapangan yang hanya ditentukan dalam hitungan detik.

Ketua Juventus dan ketua ECA (European Club Assosciation), Andrea Agnelli menambahkan, “Paling lambat musim depan juga berarti akan ada ruang untuk implementasi lebih awal. Kami sebagai klub mengaku puas dengan keputusan itu dan kami berterima kasih pada UEFA untuk kerja keras yang mereka lakukan.”

Kabarnya UEFA siap menggunakan VAR untuk perempat final Liga Champions musim ini – yang dimulai pada 9 April 2019 – sebagai percobaan awal penggunaan VAR di Liga Champions.

Sementara itu, fase gugur 32 tim Liga Europa baru dimulai pada 14 Februari, leg pertama perempat final dihelat pada 11 April.

Juru Gedor La Liga Memburu Top Skor Liga Champions Musim Ini

Pentas Liga Champions 2018/2019 masih menggelar partai fase group. Secara umum kualitas dan kekuatan klub kontestan pun masih cukup berimbang. Di ajang kompetisi tertinggi klub Eropa ini wakil Spanyol masih menjadi favorit juara. Real Madrid masih menyandang juara bertahan akan membuat rekor sensasional jika berhasil merebut trofi si Kuping Besar. Hal ini tentu menjadi tantangan yang harus dijawab rival abadi dari Catalan, Barcelona. Lalu, jangan tutup mata juga dari Atletico Madrid. Seiring ambisi juara, para striker juga terpacu mengejar gol. Sederet juru gedor La Liga berpeluang besar menjadi top skor Liga Champions musim ini. Siapa saja?
Berikut para matador yang berpeluang meraih trofi Golden Boot dalam UEFA Liga Champions 2018/19.

1. Lionel Messi
Striker andalan Barca asal Argentina mulai membuktikan konsistensi pemcetak gol ulung. Setelah mengalami cedera lengan, Messi tak kehilangan kapasitas sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
Dalam dua penampilan, Messi berhasil membukukan 5 gol dalam kompetisi Liga Champions. Pencapaian ini membuktikan La Pulga masih menjadi kandidat kuat penyerang asal La Liga Spanyol yang berpeluang meraih trofi Golden Boot.

2. Gareth Bale
Semenjak kepergian Cristiano Ronaldo, ujung tombak Madrid berada di pundak Bale. Penyerang asal Wales telah mencatatkan dua gol dan dua assist dari tiga penampilan di Liga Champions. Menilik lawan dan jadwal pertandingan ke depannya, Bale masih punya kesempatan untuk menambah rekening gol.

3. Karim Benzema
Berhasil mengakhiri masa paceklik, Benzema menjadi salah satu striker La Liga yang berpeluang meraih trofi sepatu emas.
Benzema telah membangkitkan ketajaman lini serang Madrid sejak ditinggal oleh Cristiano Ronaldo pada musim panas lalu. Pemain timnas Perancis ini telah membukukan tiga gol dan satu assist dari empat penampilan Liga Champions.

4. Antoine Griezmann
Penyerang Perancisi memiliki aksi dan konsistensi. Kecepatan, kecerdikan dan ketajaman Griezmann sangat efektif di lini depan Atletico Madrid. Griezmann telah mencatatkan tiga gol dan satu assist dari empat penampilan Liga Champions, membuatnya berpeluang meraih trofi Golden Boot.

Marek Hamsik Lontarkan Target dan Ambisi Napoli di Liga Champions

Kapten dan jenderal lapangan tengah Napoli, Marek Hamsik, mengungkapkan target yang ingin diwujudkan bersama rekan setimnya di musim ini. Usai jeda laga-laga internasional, pemain asal Slovakia itu berharap dapat segera berlatih dan lolos fokus mempersiapkan target lolos dari fase grup Liga Champions. Sementara untuk kompetisi domestik, Hamsik juga bertekad konsistensi dan kekompakan tim dapat mengejar selisih enam poin dari Juventus di pemuncak klasemen Liga Italia.

Napoli menempati posisi kedua klasemen dengan raihan 28 poin.
Langkah Napoli di liga Champions memang cukup baik. Namun, tim asuhan Carlo Ancelotti tetap harus mengatasi hadangan dua klub berat yakni Liverpool dan Paris Saint Germain. Saat ini The Naples memang menempati peringkat pertama Grup C di dua laga tersisa dengan mengemas 6 poin.

“Kami memulai musim dengan pertandingan-pertandingan sulit, termasuk di Liga Champions,” ujar Hamsik seperti dikutip dari Football Italia. “Kami berada di posisi bagus meski Juventus berada sedikit di depan.

“Setelah jeda laga-laga internasional, kami akan berusaha lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan memangkas jarak dari Juventus,” lanjutnya.
Ambisi dan tekad sang kapten pun mendapat sambutan dari penyerang Lorenzo Insigne. Striker asal Belgia itu menegaskan bahwa timnya harus sanggup meraih kesuksesan musim ini, termasuk di liga Champions. Musim lalu, Napoli mampu membuat rekor klub dengan mendulang 91 poin, tetapi scudetto tetap jatuh ke tangan Juventus. Andai mereka dapat mengulangi pencapaian musim lalu dan kini di bawah tangan dingin Ancelotti, bukan tidak mungkin Napoli bisa menheda dominasi La Vecchia Signora di serie A.

Ivan Rakitic Ingin Pulih Saat Barcelona Hadapi PSV

Nasib kurang beruntung dialami Ivan Rakitic saat gelandang timnas Kroasia itu tampil membela negaranya menghadapi Spanyol.¬† Rakitic terpaksa menepi lantaran cedera hamstring. Ia ditarik keluar di pertengahan babak kedua ketika Kroasia menghadapai Spanyol. Usai laga itu, manajer Zlatko Dalic mengonfirmasi bahwa sang gelandang tidak turut serta skuad “The Vatreni” yang terbang ke London untuk memainkan partai penentu Liga Negara UEFA di hari Minggu (18/11). Manajer Dalic menegaskan tak khawatir dengan lini tengah Kroasia karena masih memiliki Nikola Vlasic, Mateo Kovacic, Josip Brekalo dan Milan Badelj untuk menemani Luka Modric dan Marcelo Brozovic.

Sang pemain dikabarkan telah tiba ke klubnya Barcelona pada akhir pekan lalu, dan menjalani serangkaian pemeriksaan. Pihak Barcelona lantas mengkonfirmasi bahwa Rakitic mengalami cedera hamstring di kaki kanannya dan diperkirakan akan absen beberapa pekan.
Cedera sang pemain tentu manjadi kabar kurang bagus buat pelatih Barca, Valverde, yang membutuhkan tenaga di lini tengah Blaugrana. Apalagi Barca tengah kehilangan Philippe Coutinho yang juga sedang mengalami cedera.
Saat ini Barca memang masih bertengger di puncak klasemen La Liga. Posisi mereka di Liga Champions juga relatif aman. Meski demikian, masih padatnya jadwal kompetisi yan gharud dihadapi membuat Barca memerlukan rotasi agar performa mereka terjaga. Rakitic sendiri sejatinya telah memiliki satu pos di lini tengah, meski belakangan perannya diisi Arthur ataupun Vidal. Harus diakui juga, Rakitic paling memiliki chemistry dan pengertian paling nyambung dengan mega bintang Lionel Messi. Bersama Sergio Busquetl tandem lini tengah Barca menjadi dinamis saat bertransisi bertahan ke menyerang.

Meski masih harus menjalani perawatan, Rakitic bertekad dapat pulih cepat dari cedera dan kembali pada pertandingan Liga Champions. Namun, jikapun dalam kondisi fit, Rakitic sejatinya memang harus menepi karena ia masih terkena suspensi akibat sanksi kartu merah. Sang gelandang berusia 30 tahun itu diganjar dua kartu kuning saat La Blaugrana dikalahkan oleh Real Betis dengan skor 3-4 yang merupakan kekalahan pertama mereka di kandang semenjak ditangani oleh Ernesto Valverde.

Ivan dipastikan bakal absen di laga big match melawan Atletico Madrid pada 24 November. Namun, ia berharpa dapat pulih dan turut serta pada laga Champions antara Barcelona melawan PSV Eindhoven pada 28 November mendatang. Jika urung tampil di liga Champions, Rakitic mungkin baru siap saat laga kandang menjamu Villarreal di Camp Nou pada 2 Desember mendatang.